RAHMAD DARMAWAN INGIN TINGGALKAN TIMNAS JUNIOR??

 

Rahmad Darmawan

Rahmad Darmawan mengisyaratkan mundur dari jabatan pelatih tim nasional junior jika Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berkeras melarang para pemain Liga Super Indonesia masuk ke timnas.

“Mengurus klub kecil mungkin akan lebih enak jika tidak ada pembatasan. Mengurus klub besar tidak enak jika dibatasi,” kata Rahmad setelah menghadiri rapat pengurus PSSI dengan para pelatih di kediaman pengusaha Arifin Panigoro, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 12 Desember 2011.

Dalam rapat tersebut, Rahmad mengaku kembali mengingatkan PSSI agar jangan mengorbankan para pemain. Saat ini, dia menuturkan, pemain hanya menjadi obyek dari kemelut di tubuh PSSI. “Dalam situasi seperti ini, apakah pantas kita menyalahkan pemain? Pemain kan dijadikan salah satu obyek dari masalah ini, padahal mereka tidak tahu,” ucapnya.

Menurut dia, setiap pemain semestinya bisa memperkuat timnas tanpa melihat dari liga mana pemain tersebut berasal. “Tadi kami juga sedikit berdebat soal itu,” ujarnya.

Mantan pelatih Persija Jakarta ini masih menunggu keputusan akhir PSSI setelah dirinya mengajukan usulan yang kontra dengan PSSI tersebut. Saat ini PSSI memang masih membahas larangan tersebut. Karena itu, ia belum bisa memastikan apakah akan mundur atau terus melatih timnas. “Kalau (keputusan) itu sudah final, lihat nanti,” kata Rahmad.

“Kasih saya waktu. Bukan untuk mengisyaratkan apa-apa. Saya tidak suka membuat suatu hal surprise,” dia menambahkan. Dia juga meminta pelatih timnas tak dibatasi memilih pemain hanya dari liga tertentu.

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin pekan lalu mengatakan PSSI akan melarang para pemain LSI memperkuat timnas. Larangan tersebut, menurut dia, merujuk Pasal 79 Statuta FIFA yang menyebutkan pemain timnas harus dari liga resmi yang digulirkan federasi sepak bola negara setempat.

Bila mundur dari pelatih timnas, dia siap menjadi pelatih di klub. Rahmad mengaku hingga saat ini dirinya telah dihubungi tiga klub yang siap menampungnya jika ia hengkang dari kursi pelatih timnas. Salah satu klub tersebut adalah Pelita Jaya. Sedangkan dua klub lainnya, Rahmad menolak mempublikasikannya.

Waduh,gimana neh??makan korban lagi….ini gara-gara pertingkaian antara kompetisi yang pecah menjadi dua …

(CR:http://www.facebook.com/TIMNASIONALINDONESIA/posts/10150421467566314)