Sebelum facebook booming akhir-akhir ini, friendster merupakan jejaring sosial paling populer di Asia khususnya di Indonesia. Tapi kini, sejak hadirnya facebook, friendster ditinggalkan oleh banyak penggunanya bahkan tak jarang banyak yang menghapus akunnya.

the new friendsterLogo Friendster yang baru

Connecting Smiles, itulah taglaine baru yang diusung friendster. Karena pada friendster yang baru kali ini, memang diusung untuk mengoneksikan orang dengan cara yang lebih menyenangkan.

Tagline baru dari FS (sebutan akrab untuk friendster) didukung dengan desain yang lebih ceria dengan pilihan warna hijau cerah. Ditambah lagi dengan logo yang baru tampak sekali dekat dengan khasnya anak muda, dimana pasar yang dituju FS adalah anak muda, anak muda Asia khususnya.

Tampilan halaman profil Friendster yang baruTampilan halaman profil Friendster yang baru

Untuk memantapkan sasarannya, friendster dengan berani mengklaim dirinya adalah situs jejaring sosial yang paling simple, fun and personal. Hal ini memang bisa dibenarkan dengan kebebasan user untuk mengatur akunnya sesuai keinginannya, seperti bagaiaman kostumasi desainnya. Dimana hal tersebut tidak dimiliki oleh pesaingnya facebook.

Shoutout mendominasi halaman home Shoutout mendominasi halaman home

Fitur baru yang paling mencolok adalah, shoutout yang langsung tampil pada halaman home, sekilas memang masih mirip update statusnya facebook dan twitter. Cuma saya sendiri masih bingung dengan fitur itu, cara komennya tidak semudah di facebook dan twitter. Fitur-fitur yang lain adalah Wallet, Gift Shop, dan Games.

Di luar semua perubahan-perubahan itu, friendster masih belum bisa membuat saya untuk berpaling dari facebook maupun twitter. Masih belum ada alasan untuk kembali memilih situs itu untuk berhubungan dengan orang lain, paling tidak untuk narsis sendiri. Semoga nantinya friendster bisa memberikan perubahan-perubahan yang lebih baik lagi, paling tidak untuk fitur-fiturnya. Kalau tidak, friendster siap-siap untuk benar-benar ditinggalkan penggunanya.